Featured post

Penanganan Stroke Yang Baik Menggunakan Herbal

Penanganan Stroke Yang Baik dan Benar Jika Terdapat Kerusakan Kecil Pada Sel Otak dan Sel Syaraf Pasien Stroke

Penanganan Stroke Yang Baik dan Benar Jika Terdapat Kerusakan KecilStroke adalah suatu kondisi kesehatan yang berbahaya dan merupakan penyebab kematian nomor tiga di dunia. Selain bisa menyebabkan kematian, stroke adalah penyebab kecacatan yang pertama di dunia. Untuk itu, sangat penting bagi Anda untuk mengetahui penanganan stroke. Namun sebelumnya, Anda harus memahami apakah stroke itu. Stroke adalah kondisi di saat aliran darah ke otak terganggu. Aliran darah di otak akan berkurang, hal tersebut membuat sel-sel saraf dalam otak mengalami gangguan, bahkan berhenti bekerja. Karena gangguan pada sel-sel saraf itulah penderita stroke biasanya mengalami kelumpuhan dan kesulitan bicara. Meski kondisi ini sangat mengerikan, stroke adalah penyakit yang bisa dicegah dan diobati. Memahami cara penanganan stroke sangatlah penting bagi Anda karena siapa saja bisa terserang stroke, termasuk Anda ataupun anggota keluarga Anda. Terdapat beberapa langkah utama dalam penanganan stroke, meliputi pencegahan, tindakan penyelamatan, rehabilitasi, dan pencegahan kembali.

Cara Pencegahan Stroke

Langkah pertama dalam penanganan stroke adalah pencegahan. Pada dasarnya, stroke dapat dicegah. Menjalani gaya hidup sehat adalah cara terbaik untuk mencegah stroke. Apabila Anda memiliki badan yang sehat, Anda dapat terhindar dari faktor-faktor yang memicu stroke. Contoh beberapa faktor yang memicu stroke adalah hipertensi dan diabetes. Bagi Anda yang memiliki tekanan darah tinggi, sebaiknya Anda mulai membatasi konsumsi garam dan memperbanyak olahraga untuk penanganan stroke. Begitu pula bagi Anda yang menderita diabetes, sebaiknya mulai membatasi asupan gula dan karbohidrat. Perokok memiliki resiko yang lebih besar untuk terserang stroke. Tidak ada salahnya mengubah gaya hidup Anda menjadi lebih sehat apabila Anda ingin penanganan stroke yang efektif. Selain melaksanakan gaya hidup sehat, penanganan stroke juga bisa dilakukan dengan mengedukasi diri sendiri dan orang lain mengenai bahaya stroke. Bacalah berbagai literatur dan artikel kesehatan mengenai strokeserta penanganan stroke serta ajak keluarga dan teman-teman Anda untuk waspada terhadap bahaya stroke. Dengan menambah pengetahuan mengenai stroke, Anda akan semakin termotivasi untuk pencegahan dan penanganan stroke. Jangan lupa untuk mengenal gejala dini stroke. Beberapa gejala stroke adalah tiba-tiba mengalami kelumpuhan pada salah satu sisi tubuh, merasa kesemutan pada salah satu bagian tubuh, bicara tidak jelas, dan tidak sadarkan diri. Apabila salah satu gejala ini terjadi, penderita stroke harus segera dibawa ke rumah sakit untuk tindakan medis.

Tindakan Penyelamatan

Langkah ini sangat krusial dalam penanganan stroke karena banyak sekali orang yang tidak tahu apa yang harus dilakukan bila melihat orang lain mengalami gejala stroke. Hal terpenting yang harus diingat dalam penanganan stroke adalah langsung membawa penderita gejala stroke ke rumah sakit dalam empat jam pertama. Masa empat jam pertama ini dikenal juga sebagai ‘The Golden Time’ karena masa inilah yang sangat menentukan penanganan stroke. Semakin cepat dibawa ke rumah sakit, semakin besar peluang untuk mengurangi kerusakan otak. Apabila empat jam pertama ini dilewati tanpa membawa penderita ke rumah sakit, kerusakan otak yang terjadi biasanya sudah parah sehingga dapat berujung pada komplikasi, seperti cacat atau lumpuh, atau bahkan kematian. Selama penanganan stroke jangan memberi minuman kepada orang yang dicurigai terserangstroke, karena apabila kondisi otak tidak mendukung, minuman yang dikonsumsi bisa masuk ke dalam paru-paru dan memperburuk kondisinya. Untuk menyelamatkan orang yang dicurigai menderita gejala stroke, cara penanganan stroke terbaik adalah tidak menunda-nunda membawa orang tersebut ke rumah sakit untuk mendapat pertolongan medis secepatnya.

Rehabilitasi Stroke

Pasca serangan stroke, pasien membutuhkan program rehabilitasi atau pemulihan kembali untuk penanganan stroke. Hal ini sangat penting karena stroke berhubungan dengan menurunnya fungsi otak sehingga biasanya terjadi komplikasi, seperti lumpuh dan bicara tidak jelas. Setelah mengalami stroke, seseorang bisa mengikuti terapi kesehatan penanganan stroke yang bertujuan untuk memulihkan kondisinya. Terapi penanganan stroke yang dapat diikuti contohnya adalah terapi fisik atau fisioterapi. Sebagian besar pasien stroke melakukan fisioterapi untuk penanganan stroke dan memulihkan kondisi fisiknya yang terganggu pasca serangan stroke. Banyak pasien yang mengalami kelumpuhan pada anggota tubuh atau bahkan seluruh badan. Fisioterapi dapat membantu pasien memulihkan kondisi fisik tersebut. Terapi lain yang juga sering diikuti oleh pasien stroke adalah terapi wicara. Terapi penanganan stroke ini ditujukan kepada pasien stroke yang kehilangan kemampuan bicaranya setelah mengalami stroke. Biasanya pasien stroke akan berbicara dengan kurang jelas dan terapi wicara ini dapat membantu pasien berbicara denga jelas kembali. Pelaksanaan terapi kesehatan sebaiknya dilakukan sesegera mungkin, walaupun tentu saja harus sesuai dengan kondisi pasien. Semakin awal terapi dilakukan, semakin besar peluang untuk pulih dalam penanganan stroke ini. Saat ini, banyak sekali pasien stroke yang mencoba pengobatan alternatif untuk membantu proses rehabilitasi. Pengobatan alternatif memang sudah banyak digunakan untuk mengobati berbagai penyakit seperti penanganan stroke, tetapi tidak semua obat-obatan alternatif dijamin efektif dan aman dikonsumsi. Kebanyakan pengobatan alternatif menggunakan obat-obatan herbal yang natural. Salah satu contoh obat yang paling banyak digunakan untuk menyembuhkan stroke adalah Tahitian Noni Extra yang terbuat dari sari buah mengkudu, anggur, blueberry, daun zaitun, dan cranberry. Karena terbuat dari bahan-bahan alami, banyak pasien stroke yang mempercayakan pemulihan dan penanganan stroke kepada obat herbal ini.

Pencegahan Kembali

penanganan stroke tidak berhenti pada rehabilitasi sajaSetelah mengalami serangan stroke, seseorang masih beresiko untuk menderita stroke kembali. Banyak sekali pasien stroke yang sudah pulih tetapi mengalami gejala stroke ulang. Untuk itu penanganan stroke tidak berhenti pada rehabilitasi saja. Seseorang yang sudah pernah kena stroke harus lebih waspada karena ada kemungkinan terkena gejala stroke lagi. Untuk penanganan stroke bagi orang yang sudah pernah terkena stroke harus ditekankan kepada pencegahan kembali. Pada dasarnya, pencegahan kembali tidak jauh berbeda dengan pencegahan stroke secara umum. Seseorang yang telah mengalami gejala stroke tetap harus menjaga gaya hidup sehat. Karena telah mengalami stroke sebelumnya, penangananstroke pada pasien stroke seharusnya lebih mudah karena ia telah mengetahui apa faktor pemicunya. Misalnya saja penderita tekanan darah tinggi atau hipertensi yang sempat mengalami gejala stroke, setelah kembali sehat bisa mulai menjaga tekanan darahnya agar tetap normal karena ia tahu bahwa hipertensilah yang memicu stroke. Banyak orang yang mengalami serangan stroke ulang karena tidak melakukan penanganan stroke terutama pencegahan kembali. Mereka kembali menjalankan gaya hidup tidak sehat seperti merokok dan makan makanan cepat saji pasca rehabilitasi. Hal inilah yang penting untuk diwaspadai, sebab sekalinya Anda sembuh dari penyakit stroke, belum tentu Anda terbebas selamanya. Stroke bisa datang kapan saja tetapi selalu bisa dicegah. Penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar orang yang mengalami stroke ulang adalah mereka yang memiliki tekanan darah tinggi tak terkontrol serta merokok. Jangan ragu untuk membuang kebiasaan buruk Anda jauh-jauh apabila Anda sudah pernah terkena stroke untuk penanganan stroke yang lebih baik.

Penanganan Stroke Hemorragic Segera Ditangani

Penanganan Stroke Hemorragic Terdapat Pada Dua Lokasi Yaitu Pendarahan Yang Terjadi Di Dalam Otak  Dan Pendarahan Yang Terjadi Di Antara Otak

 

Penanganan Stroke Hemorragic Harus Segera Ditangani

unduhan (19)Pola hidup yang tidak sehat dan pola makan yang tidak seimbang bisa menyebabkan berbagai macam penyakit. Banyak mengkonsumsi makanan cepat saji sangat tidak bagus untuk kesehatan tubuh. Budaya merokok, minum alkohol, jarang berolahraga juga bisa menjadi penyebab timbulnya suatu penyakit. Penyakit yang sering timbul adalah hipertensi, jantung, kolesterol, ginjal, diabetes dan lain sebagainya. Penyakit seperti diabetes dan hipertensi bahkan bisa menimbulkan penyakit lainnya seperti stroke. Stroke terjadi karena tersumbatnya aliran darah yang menuju ke otak. Stroke terbagi menjadi dua jenis yaitu isemik atau penyumbatan karena ada gumpalan dan hemoragik yaitu pendarahan pada pembuluh darah. Penanganan stroke hemoragik harus cepat mendapatkan pertolongan karena jika terlambat bisa mengakibatkan kematian.

Stroke hemorragic terdapat pada dua lokasi yaitu pendarahan yang terjadi di dalam otak atau intracereberl hemorragic dan pendarahan yang terjadi di antara otak dan jaringan tipis yang berfungsi menutupi otak. Dalam penanganan stroke hemorragic harus segera teratasi pada saat awal gejala. Berikut adalah gejala stroke hemorragic :

  1. Kesulitan dalam berbicara
  2. Sulit menulis dan membaca
  3. Terjadi perubahan pada tingkat kesadaran
  4. Sulit untuk menelan makanan
  5. Kehilangan keseimbangan tubuh
  6. Susah untuk diajak berkoordinasi
  7. Terjadi penurunan pada saraf motorik seperti tidak bisa menggerakkan sebagian tubuh
  8. Disertai mual, muntah dan kejang
  9. Rasa kesemutan di satu sisi tubuh
  10. Sakit kepala pada saat berbaring, membungkuk, bangun tidur dan terjadi secara mendadak

Penanganan stroke hemorragic disesuaikan dengan kondisi dan seberapa parah penyakit tersebut. Dalam pengobatan secara medis bisa dilakukan secara :

1. Pembedahan dengan pembuangan AVM

unduhan (23)Atau Artei Vena Malformasi merupakan rangkaian vena dan arteri yang terjadi gangguan sehingga bisa menggangu sirkulasi pada darah. Arteri dan vena bekerja pada sistem sirkulasi darah yang membawa darah yang kaya akan oksigen dari jantung keseluruh tubuh serta membawa kembali darah yang kurang oksigen ke peru-paru dan jantung. AVM bisa terjadi di bagian mana saja tetapi yang sering terjadi adalah di bagian otak dan sumsum tulang belakang. Dengan melakukan terapi bedah gamma knife bisa dilakukan untuk mengatasinya. Pembedahan tersebut akan lebih maksimal untuk penanganan stroke hemorragic jika hanya terjadi pada satu area saja.selain itu juga efektif dilakukan bersama dengan pembedahan konvensional untuk area yang sulit untuk dijangkau.

2. Embolisasi aneurisma

Aneursima yaitu pelebaran pembuluh darah pada otak. Dan penaganannya dengan emboliasi adalah dengan cara memasukkan tabung kecil pada bagian arteri di dekat aneurisma supaya tekanan berkurang dan memperkecil kemungkinan terjadi pemecahan.

3. Kliping aneurisma

Yaitu penanganan stroke hemorragic dengan menempatkan klip berbentuk logam kecil diletakkan di dekat aneurisma. Hal tersebut bertujuan agar aliran darah berkurang yang berasal dari pembuluh darah induk supaya meminimalisis pecahnya aneurisma.

4. Terapi fisik dan wicara

Testimoni disini klik